Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

semua tentang PENGETAHUAN & LIFE STYLE !

Blog EntryAug 3, '10 11:00 PM
for everyone
ni kaos na ....

klik di bawah ini untuk donlot kaoz nya...



Blog EntryMar 26, '09 11:07 PM
for everyone

Vespa Retro Klasik




Best Vehicles 2007Akhirnya, tibalah kita di penghujung tahun 2007. Tiba saatnya untuk menutup tahun dengan sesuatu yang berkesan sekaligus merencanakan apa saja yang ingin kita lakukan dan kita raih di tahun berikutnya untuk mendapat hasil terbaik sesuai keinginan kita. Bicara mendapatkan hasil terbaik, saat ini tiba waktunya juga untuk mengulas apa-apa saja kendaraan terbaik di tahun 2007 hasil pilihan pembaca Free! Magazine. Dari 3 kategori yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu Best Car, Best Scooter dan Best Big Boy Toy, masing-masing memiliki satu pemenang yang merupakan pilihanlangsung para pembaca Free! Magazine. Dan inilah pemenang yang sudah diumumkan secara resmi pada acara penobatan Free Magazine Best of 2007 yang berlangsung di Equinox pada hari Rabu (12/12) lalu.The Best Car – Honda JazzTerlahir dengan tampilan body yang manis dan sporty serta dilengkapi dengan kecanggihan teknologi yang hemat bahan bakar, kehadiran mobil imut yang satu ini cukup menyita perhatian konsumen. Dipersenjatai dengan 2 versi mesin, yaitu i-DSi untuk konsumen yang lebih suka mesin dengan teknologi terkini yang tergolong hemat BBM dan VTEC yang merupakan senjata andalan produk Honda untuk para konsumennya yang mencintai kecepatan dan keganasan mesin Honda. Hal ini tentunya dilengkapi dengan atribut keselamatan dan optional lain yang juga fungsional, seperti body kits, rear spoiler, disc brake pada keempat roda, tak lupa ABS, EBD dan Dual Airbag sebagai peranti standar (pada tipe VTEC). Kombinasi tadi tentu saja menjadikan Honda Jazz memiliki penggemar yang sangat banyak.Beragam alasan terlontar dari para pengguna setianya. “Gue sih milih Jazz pertama-tama karena bentuknya yang nggak makan tempat (kecil),” ujar Eba, pengguna Honda Jazz i-DSi berwarna hitam buatan tahun 2005 ini. “Alasan selanjutnya adalah karena irit BBM dan handling-nya enak banget,” tambahnya lagi. “Nah, yang paling asik menurut gue adalah Jazz tuh gampang dan enak banget buat didandanin dan dimodifikasi. Gaya simple aja jadinya udah keren buat gue. Contohnya mobil gue, cuma gue ganti velg pakai merek Speedline ring 16, ganti lampu belakang pake punya Honda Fit (lampu seinnya smoked berwarna merah muda), pasang lampu HID Xenon, jok kulit, dan pasang rear spoiler optional-nya aja rasanya udah cukup tuh, hehe”, ujar Eba lagi.“Kalo gue emang sengaja milih Jazz yang tipe VTEC soalnya gue sering banget bolak-balik Jakarta Bandung ngurusin bisnis resto gue disana, ada kali seminggu tiga kali,” ujar Dedy, pemilik Jazz berwarna putih buatan tahun 2007 ini. “Pas di tol Cipularangnya tuh asik banget, gue paling doyan tuh mainin transmisi matic yang di setir. Udah kaya main PS (Play Station) sob, hahaha”, kekeh pria berbadan gempal ini. “Tenaga mesinnya juga oke banget, selain itu rem dan suspensi standarnya juga udah enak banget,” tambahnya lagi. Dedy juga setuju dengan apa yang diungkapkan Eba tentang mudahnya mendandani Honda Jazz. “Buktinya sampe saat ini gue Cuma ganti velg Enkei Spider ring 17 dan ganti jok pakai merek Recaro, that’s it. Itu aja udah cukup banget buat gue,” tutup Dedy. Beberapa ungkapan tadi rasanya cukup mewakili untuk menjadikan Honda Jazz sebagai The Best Car 2007 versi Gear Up Free! Magazine.The Best Scooter – Vespa CorsaDianggap sebagai salah satu pionir skuter matic (walaupun tidak sepenuhnya automatic karena tetap harus memindahkan gigi 1 secara manual) di Indonesia karena sudah hadir disini sejak tahun 90'an awal. Namun dulu kehadirannya sempat dipandang sebelah mata, karena justru kecanggihan teknologinya itulah yang dianggap akan merepotkan pemiliknya karena dikhawatirkan akan membutuhkan perawatan extra. Kala itu edukasi tentang transmisi automatic pada motor atau skuter belum segencar saat ini, maka tak heran jika pamor Vespa Corsa tidak terlalu gemilang pada saat itu.Itu dulu, kini dalam kurun waktu satu hingga dua tahun belakangan ini, Vespa Corsa menjadi salah satu barang yang dicari dan diincar olah para pengguna skuter, terutama pencinta skuter matic yang ingin tampil vintage dan klasik. Demand yang tinggi namun tidak dibarengi dengan supply yang sebanding mengakibatkan harga Vespa Corsa meningkat drastis.“Gue menyebutnya fenomena Corsa sob, tahun 2006 gue sempet beli baru gress di showroom Piaggio yang di Fatmawati dengan harga kurang dari 7 jutaan. Tahun 2007 ada yang nawar 10 juta, terus gue jual deh. Sekarang gue rada nyesel karena susah lagi nyari barangnya, hehe,” ujar Sandy, seorang fotografer professional. “Corsa emang gokil sob, bayangin aja, dulu banget nih sekitar tahun 2000'an gitu ada yang mau jual Corsa seharga 1 juta aja orang males nengok, sekarang begitu denger ada yang mau jual dengan harga 5 juta, begitu kita cek ke yang jual, barangnya udah laku, edan ga tuh?” ujar Andre, pria yang sudah sejak lama konsisten mengoleksi dan merawat 3 buah Vespa Corsa-nya. “Dipakenya enak, tampangnya keren, ngerawatnya nggak seribet yang dipikir orang-orang, sama dandaninnya gampang sob. Apalagi kalo mau bergaya vintage, dapet banget tuh. Gue rasa itu alasan kenapa sekarang Vespa Corsa banyak dicari orang,” ujar Pandu, penunggang Vespa Corsa yang mendandani motornya dengan gaya vintage. Dulu tak dilirik, sekarang jadi favorit. Kondisi yang tepat untuk menjadikan Vespa Corsa sebagai The Best Scooter 2007 versi Gear Up Free Magazine.


Vespa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Vespa Rally 180 tahun 1969
Vespa adalah merek sepeda motor jenis skuter yang berasal dari Itali. Perusahaan induk dari Vespa, adalah Piaggio. Pada awal kedatangannya Vespa mempunyai saingan berat skuter Lambretta, sekarang otomatis Vespa sebagai motor skuter konvensional tidak mempunyai saingan lagi. Pasar sepeda motor Indonesia yang unik tidak memberikan kesempatan kepada Vespa untuk menjadi besar. Merek yang diedarkan oleh PT Dan Motor Indonesia ini mempunyai penggemar fanatik, dan klub-klub penggemar Vespa (terutama Vespa klasik) menjamur diberbagai kota di Indonesia, Juga sering disebut Piaggio Kodok karena



















Blog EntryMar 26, '09 10:48 PM
for everyone

Honda CB 100 Retro Classic

Motor Tua itu kini tengah naik daun. Disamping harganya yang murah juga enak buat dimodifikasi karena bisa dicangkokan komponen mesin generasi HONDA semisal GL 100, GL PRO, TIGER juga bisa mencaplok komponen motor lain semisan SHOCK Depan RX-KING dll.
Dipenghujung tahun 2000 an motor ini cuma dihargai sekitar 300 Ribuan , lalu naik menjadi 700 ribuan , 2 tahun yang lalu masih sekitar 1 jutaan dan ditahun ini harganya melejit lagi sekita 1,8 jutaan. Fantastik.... itu semua berkat ulah para modifikator yang menjadikan motor CB ini sebagai BASIS MOTOR MODIFIKASI. Tapi untuk modifikasi SPEED alias LARI atau untuk TRAIL CC yang kecil tidak mumpuni maka harus di BORE UP dengan menggunakan SEHER TIGER. Biaya yang dikeluarkanpun jadi membengkak. Saran untuk yang mau modif CB lebih baik ambil basis yang 1 atau 2 Tingkat diatasnya semisal GL 100 , atan GL PRO lebih enak dimodifnya karena mesin nya lebih gampang dan MURAH dimodifikasi.


Honda Cb125 Ganti block satria fu (co-past)

Lagi-lagi copast,lagi-lagi copast..copast kok lagi-lagi..pret..
Emang sih kalo ngomongin montor nyang satu ini jarang2 yg maen std std’an,std a.k.a standart,tapi bukan standart motor,standart disini standart aka original :-D
Nah..motor cb ini masih jadi tren di kalangan biker seputaran kediri dan nganjuk,dan gak bisa dipandang remeh ubahan modif mesin nya tergolong gokil n cool,just a rasional taste yah!?


Wokey..ndak usah lama2 berbelit2 ria langsong pantengin koment tokoh2 nya
” putaran bawah gak menghentak tapi begitu rpm tengah keatas tenaga ngisi,nafasnya panjang” pengakuan antok asal kotatahu kediri yg gawe(baca:kerja) di bengkel AE sport gresik
Next
Berikut koment pemilik cb asal nganjuk pria berngaran Priyo ini mengataken
”pokoknya kalo sudah oper gigi dua,dan seterusnya baru deh kerasa nikmatnya” … :-D fu gitu lohgh!
Diliat dari what for motor ini di rebuilt,kompresi dibikin gak tinggi2 amat,buktinya cb otak fu ini masih minum premium a.k.a bengsin biasa bukan pertamax atopun pertamax plus,tapi walo begitu cb ini gak bisa(baca:mudah) di geber ataw buka gas secara kasar,sebab tenaga yg muntah dapat dengan mudah mengangkat roda depan motor cb ini … :-D dohc gitu loch!!
Gw salut motor cb otak fu ini durabilitasnya udah tak perlu di sangsiken
Lha di pake touring sgala je

CDI SATRIA FU
ini juga lg tren di kalangan biker cb,menurut advis sang pawang Didik AE Sport ” cdi rextor fu lebih bagus daripada cdi shogun shindengen”
DATA MESIN CB(di samping)
Block raider 125,
Kepala silinder fu,
Piston tiger,kopling set tiger,girboks tiger.


HONDA CB 100 Thn 1973

 
Bukan karena ikut trend atau gak punya modal buat beli motor yang lebih muda umurnya, Honda CB 100 Thn 73 diambil sebagai bahan modif karena modelnya yang cantik dan terkenal dengan handling yang mantap serta giginya yang rapat.
Tadinya bingung mau ikut aliran modif apa, kepengennya ikut retro klasik atau café racer tapi mentok di utilitas. Akhirnya diambil gabungan antara ke dua aliran tersebut. Artinya kelihatan jadul (Jaman Dulu) tapi aksesoris dan mesin di suntik gairah muda. So berikut adalah perubahannya:

 
Mesin
  Head Boring Komplit diambil dari Honda Megapro, perubahan ini hanya meperbesar lubang crankcase. Bandul atau kruk as naik stroke 7 mmdan diberi tonjolan untuk sensor pulser. Untuk mengejar stroke yang tinggi maka Boring diganjal plat almunium 7 mm.
  Gak mau repot dengan pengapian jadul yang masih platina, sector pengapian dirubah jadi CDI tanpa merubah cover tutup spoel bawaannya. Caranya Pulser pengapian ditanam persis dibawah kruk as yang sudah diberi tonjolan pulser. Panjang tonjolan sesuai dengan CDI motor yang diambil.
Untuk mengejar kompresi serta power yang tinggi maka dilakukan sedikit modifikasi pada gigi rasio dan gigi primer. P erbandingan gigi akhir dipakai 15 depan belakang 36
 
Casis
  Shock breaker depan diambil dari megapro komplit dengan rem cakramnya, Belakang YSS untuk Suzuki Shogun, Velg depan dan belakang pakai Tipe Rim 17 Merk TK. Ban Depan Mizzle 17-80/80, Belakang Mizzle 17-110/80

  Stang depan diambil dari Kawasaki ninja. Tangki bensin dipertahankan pakai aslinya, jok juga tapi ditipisin sedikit. Untuk sector kelistrikan terjadi sedikit modif, lampu depan pakai punya Yamaha scorpio, belakang pakai aslinya. Sein diambil dari aksesoris motor jadul.


Blog EntryMar 26, '09 10:43 PM
for everyone

Andong, Transportasi Wisata di Yogyakarta yang Masih Tersisa


Saya lupa tepatnya terakhir kali naik andong. Kalau tidak salah, mungkin sekitar 15 tahun yang lalu. Wah, ternyata sudah lama sekali. Dulu, naik andong menempuh rute dari Kebun Binatang Gembira Loka sampai rumah. Sudah lupa juga soal tarifnya. Yang pasti, saya lagi sadar, ternyata jauh juga rutenya…

100 1211

Yang saya heran (sekaligus takjub) adalah sampai sekarang andong masih mampu hadir untuk memberi sentuhan tersendiri sebagai salah satu kekhasan kota Yogyakarta. Diantara hiruk pikuk dan pesatnya perkembangan kota, ternyata andongpun masih relatif mudah untuk ditemukan. Walaupun, jika dilihat sepintas, tidak banyak andong yang terlihat. Tapi, dimana dulu kita melihat dan mencarinya.

Dari yang saya amati, andong saat ini hanya mengambil rute-rute tertentu. Dan kebanyakan melalui rute yang berpotensi mendapatkan banyak penumpang. Misalnya, dari arah daerah Kotagede menuju Pasar Beringharjo (daerah Malioboro) dan sebaliknya. Penumpangnya juga sudah semakin spesifik. Ibu-ibu penjual sayur dan barang jualan di pasar cenderung banyak memilih andong sebagai alternatif transportasi. Mungkin salah satu pertimbangan antara lain karena andong ‘lebih bisa muat banyak’? Atau, apakah karena bagi mereka, bis dirasa kurang nyaman? Bisa jadi. Lalu, dimanakah kita bisa menemukan andong dengan mudah? Bagaimana persebaran lokasi parkir andong di Yogyakarta? Beberapa tempat dari pengamatan saya:

100 0498

  • Kawasan Malioboro — Ya, dikawasan ini andong cukup mudah ditemui. Andong banyak dijumpai di lajur kanan jalan Malioboro. Banyak andong yang mangkal ditempat tersebut. Disini, wisatawan mungkin merupakan salah satu potensi pengguna jasa.
  • Parkir pasar Beringharjo — Lokasinya disebelah sisi timur dan selatan bangunan utama pasar. Disini, para mbok-mbok pasar banyak menggunakan jasa. Selain itu, masyarakat yang berbelanja di pasar juga saya lihat banyak memanfaatkan jasa andong ini.
  • Sisi barat alun-alun utara — Tepatnya disebelah barat pintu masuk Kraton Yogyakarta. Disini ada tempat parkir andong.
  • Sisi timur Pasar Ngasem — Dari arah pasar Ngasem, berada di sisi timur. Andong sering ditemukan parkir ditempat ini.
  • Selain itu, jika Anda beruntung Anda bisa juga menemukan andong yang mangkal di pinggir jalan, misalnya di Pojok Beteng Wetan (Timur). Anda punya informasi lainnya?
Sebagai salah satu warga Yogyakarta, saya memiliki sebuah harapan supaya andong terus dijaga keberadaannya. Mungkin ‘tingkat potensi gangguan’ yang diakibatkan oleh andong tidak (atau belum) seperti becak. Memang ada rencana untuk penertiban becak di Yogyakarta dalam hal penataan pariwisata, dan semoga ini juga memberi dampak yang positif. Ah, jadi pengen naik andong






Blog EntryMar 25, '09 7:30 PM
for everyone
Modifikasi Honda Jazz

Modifikasi yang dilakukan sebenarnya tidak sesuai dengan rencana awal. Semua yang terbentuk sekarang idenya berasal dari sebuah part after market sebuah majalah luar negeri.

Jelmaan Majalah Katalog

Honda Jazz yang kerap digunakan Alvin (begitulah sapaan teman-temannya di klub Option Bandung) ingin diberikan sentuhan aksesori yang ringan. Namun, ketika Alvin akan memilih aksesori tambahan yang terdapat di Bengkel Seca Bodyworks, matanya tertuju pada sebuah majalah yang menampilkan aneka ragam body kit dan aksesori mobil. Rasa penasaran pun timbul di hati. Pelajar SMA BPK 2 Bandung itu akhirnya tak mampu membendung rasa penasaran. Kemudian, ia berusaha mendapatkan informasi tentang barang tersebut dan mencocokkannya dengan mobil Jazz miliknya. Rasa penasaran itupun berakhir saat konsultasi dengan Kiki ‘xXx’ sang modifikator untuk mengubah tampilan mobilnya. Setelah menyamakan persepsi, akhirnya modifikasi yang diinginkan pun mulai terbayang.

Eksterior

Pastinya, untuk bagian eksterior dilengkapi body kit yang kebanyakan bergaya VeilSide. Bemper custom juga melekat pada bemper depan yang disesuaikan dengan lekuk fendernya. Karena tampilan bemper sudah sangar, maka kap mesin harus disesuaikan. Kap mesin standar diganti dan dirancang dengan model gembung. Selain itu kap diberi sentuhan air scoop pada bagian tengah. Jika dilihat dari depan, identitas mobil Jazz aslinya sudah tidak tampak.

Untuk aksesori samping, cukup ditambahkan dengan side skirt. Bagian buritan didisain cukup ekstrem menyesuaikan bagian depannya. Bemper yang digunakan juga menggunakan barang custom. Tentunya disain juga disesuaikan. Lalu, mobil diberi sentuhan wing spoiler custom. Agar tampilan mobil lebih wah, maka bagian samping mobil dihias dengan nuansa cutting sticker yang dipadu dengan airbrush. Usapan warna yang digunakannya mengambil tema radiasi lembayung.

Interior

Kalau dilihat, dalam hal aksesori konsep bagian interior mobil terkesan minimalis. Mobil hanya dirancang untuk kenyamanan dan entertainment, maka jok dibalut kulit sintetis produk MB Tech. Agar tampilan dasbor tidak tampak sepi, dipasang panel meter merek Auto Gauge. Panel meter tersebut antara lain untuk tekanan oli, temperatur oli, temperatur air, dan voltmeter. Sedangkan untuk rpm Alvin menggunakan tachometer merek Autogauge.

Hiasan lain yang terdapat pada interior Jazz ini lebih didominasi dengan perangkat audio. Selain segi tampilan, kualitas suara juga harus diutamakan. Kekuatan suara yang dihasilkan didukung dengan penggunaan power Nakamichi dan Boltar. Untuk mendapatkan kualitas suara yang baik, digunakanlah subwoofer Treo 15 inci yang dikolaborasikan dengan spiker depan merek Morel dan spiker belakang Lonzar, serta tweeter merek Morel.

Penataan perangkat audio kebanyakan diinstal di bagian belakang. Penataan dibuat sedemikian rupa, sehingga terlihat rapi dan tidak terkesan memenuhi tempat. Di samping itu, tempat tersebut diberi nuansa lampu warna warni.

Saat Alvin mencoba peruntungannya mengikuti kontes, ia agak heran dengan salah satu piala yang diperolehnya, yaitu “Cutest Car.” “Tapi jika diperhatikan ada unsur lucunya juga, mungkin manis lebih tepatnya,” jelas Alvin.

Eksterior

Body kit VeilSide custom
Wing spoiler custom
Cutting sticker tribal + airbrush
Under rear custom

Interior

Jok semi kulit MB Tech
Board rest custom
Panel meter Autogauge
Tachometer Autogauge
Lampu dasbor
Blitz Type-R

Audio

Power Nakamichi
Subwoofer Treo 15 inci
Spiker depan Morel
Spiker belakang Lonzar
Tweeter Morel

Kaki-kaki

Pelek K-Speed R03
Per custom

(arisfh)

Sumber berita :
www.mobilmotor.co.id


Galeri foto Konvoi Honda Jazz Modifikasi



















































Blog EntryMar 18, '09 10:32 PM
for everyone

Blog EntryFeb 23, '09 1:29 AM
for everyone

JAKARTA, RABU - Malang lagi dilanda deman low rider. Lihat saja karya Fatkhur Rohman terhadap Yamaha Mio 2004. Skubek yang dimodif konsep low rider punya terobosan baru. Saya tidak hanya memanjangkan lengan ayun, tapi juga melebarkan sokbreker depan supaya sumbu roda makin panjang," ungkap sarjana teknik alumnus Universitas Islam Malang (Unisma) itu.

Menariknya, konsep memanjangkan wheelbase cukup sederhana. hanya menambah lengan agar posisi as roda jadi di depan sokbreker. Diikuti pula dengan membalik  sokbreker depan, sehingga posisi rem cakram yang tadinya di sisi kanan jadi di kiri. Teknik ini membawa risiko karena dudukan kaliper yang semula di belakang tabung sokbreker kanan, kini jadi di depan sokbreker kiri. "Pemasangan kaliper agak sulit, makanya harus menambah pelat sepanjang 50 mm supaya ada ruang untuk dudukan kaliper," jelas Fatkhur.

Risiko lainnya lagi, sokbreker standar jadi empuk akibat lengannya memanjang. Bakan saat di tes jalan, sepatbor mentok besi segitiga. Solusinya menambah oli sokbreker. Beres dengan kaki depan, giliran yang belakang dan garapannya lebih sederhana. Untuk memperpanjang swing arm ke poros lengan ayun dengan bantuan bikin semacam jembatan. Agar kokoh, konstruksi besi kotak yang kopong dibuat seperti tangga.

Setelah selesai, Fatkhur merasa karyanya belum sempurna.Konstruksi asli monosok belakang tidak kuat. yang dirasa, suspensi motor terlalu empuk dan mantul. Makanya ia mengubah jadi sokbreker ganda di sisi kiri. Caranya, dudukan bawah sok tetap memanfaatkan posisi asli di mesin, hanya dudukan bawah peredam kejut dibuatkan baru. Dan sekarang terlihat seimbang.

Agar Mio bisa lebih mengundang perhatian, kelir motor yang tadinya biru diubah kunig yang terinspirasi dari Jazz. Supaya tidak kelhiat polos, pada bagian belakang ditambah ornamen airbrush tengkorak tipis merah menyala garapan Gaok Airbrush.Trus pada bagian buritan dikasih kamera CCTV yang diletakkan di balik lampu rem. Keren, abis.

masih dari jakarta-


Jakarta - Awalnya sih dari kantor, waktu itu hanya diskusi-diskusi biasa tentang modifikasi motor, dengan rekan kerja yang kebetulan pemiliki rumah modifikasi Studio Motor yang terletak di Jl. Ciputat Raya No. 42 Tanah Kusir, Jakarta Selatan, demikian tulis Januar Kanuruan, pemilik Yamaha Mio dalam emailnya untuk Pojok Modifikasi detikoto. "Tiba-tiba benak gue muncul untuk make over tunggangan gue," ucap Januar.

Target pun ditentukan. Dia adalah Yamaha Mio tahun 2005 milik Januar sendiri. "Gue jadi pingin menunggang skubek dengan tampilan tidak standar alias sudah dimodifikasi." Januar pun lantas mengutarakan niatnya dengan Doni Ariyanto sang modifikator dari Studio Motor. Di tangan Doni, Yamaha Mio milik Januar dijejali dengan konsep Low Rider.

Tindakan yang diambil adalam memundurkan roda belakang, melebarkan bodi dan memakai ban superlebar. Tak cuma itu, Doni juga menyikat habis bodi dan hampir seluruh bagian kaki-kaki pada motor ini. Hasilnya, bodi standar nyaris tak bersisa. Doni, pria gempal yang jagoan memodifikasi motor, juga mengaplikasikan body bang list di setiap body space agar terlihat lebar dan kekar. Dan cat red candy oploan glaso ditambah black by glaso dan dipernis dengan blinken.

Untuk bagian stang, Doni memilihkan Januar memakai stang Kawasaki Ninja dan Hand Grip Harley Davidson agar terlihat gagah dan tacometer memakai Moto R. Selain itu untuk menopang body yang bongsor, Doni mengisyaratkan pada kaki-kaki untuk memakai Velg depan ride 185/14 dan dibalut ban swallow berukuruan 120/70, pada bagian belakang Velg costum 5 “ dan dibalut ban swallow 140/70 jari-jari sebanyak 72. indah dipandang juga harus punya kekuatan. "Lucu kan, lagi asyik dikendarai tiba-tiba ambruk."

Untuk belakang, engine mounting mundur sebanyak 15 cm, tak ada kendala di saat pemasangan. Hanya disesuaikan saja dengan space diameter yang saya buat. Untuk menaikan performa mesin, mesin dinaikan menjadi 150 cc dengan mengikis diameter pistonmenjadi 58 mm. yang sebelumnya 50 mm. Klep 24/28 honda sonic, karburator standar Mio hanya menaikan jet dari ukuran standar 38 menjadi 42 (keihin).

Hasil lumayan bisa memacu kecepatan sampai 130 km/jam. Biaya yang dihabiskan oleh Januar untuk mempermak Mio-nya sekitar Rp 7-8 juta. "Yang lama ngebangunnya sekitar 1 bulan. Tapi saya jadi puas dengan hasil kerja teman saya, karena dia saya bisa menunggangi Mio Low Rider yang saya idamkan," ucap Januar ayah 2 putra ini yang berdomisili di Jatibening ini.











































































Blog EntryFeb 19, '09 2:08 AM
for everyone

Blog EntryFeb 13, '09 9:03 AM
for everyone

baguuussstanpa rantegood bikelowridersepeda lowrider

Bandung….. 

Jujur saja… aku tidak mengenal yang namanya aliran Lowrider ini…. padahal aku sudah menerapkannya di mobil kesayanganku seperti pada gambar di masterblog-ku ini… mobilku sudah ku modifikasi dengan “Elegant Style” velg 19″, 225, 35… trus body minimalis, shockbreaker di turunkan menjadi 1 jari, dll… ini sebenarnya sudah masuk kedalam katagori Lowrider walaupun bukan aliran extreme…. ternyata setelah aku banyak bergaul dengan teman-temanku di komunitas Volkswagen bandung, aku mulai mengenal istilah tersebut… ternyata lowrider itu sebenarnya sudah tidak asing lagi buatku, karena aku berkutit diarea lowrider selama ini..my carmy car

Sepeda Lowrider  

Ada satu hal yang akhir-akhir ini menyita perhatianku… setelah temanku membicarakan Sepeda yang beraliran Lowrider ini dan mengajak aku ikut bergabung dengan komunitas yang ada di Bandung, ajakan dia belum aku hiraukan walaupun temanku saat ini  sedang membangun sepeda lowrider tersebut… terlintas sekilas dipikiranku jenis sepeda kuno (ontel) yang dimodifikasi sedemikian rupa dengan model “low”, apa bagusnya pikirku saat itu, yang ada juga kampungan, sepeda jaman baheula sebagusnya dimodifikasi sampai sejauh mana sih pikirku…… aku menjadi bingung mengenai ini, karena aku belum pernah sekalipun melihat contoh “Lowrider” untuk katagori sepeda..

Rasa penasaranku yang besar membuat jari-jemariku mencoba untuk mencari tahu apa itu Sepeda Lowrider keesokan harinya, ku buka Laptopku, ku connectkan ke internet dan kumasuki search engine google untuk mencari tahu… tidak lama keluarlah beberapa gambar dan tulisan mengenai Sepeda Lowrider ini… sedetik hatiku berdegub kencang… alangkah bagusnya sepeda ini pikirku… aku menjadi malu sendiri.. aku sudah berpikiran negatif bahwa sepeda ini sebagus-bugusnya tetap kampungan… ternyata pikiranku kemarin salah besar dan aku mengagumi apa yang sudah aku lihat ini….

Ciri-ciri Sepeda Lowrider  

kucari tahu apa sih ciri-ciri sepeda lowrider ini? akhirnya aku mendapat jawabanya sebagai berikut :

LOW RIDER KUDU PUNYA :

1. Fork depan springer model bengkok (Bent springer fork),

2. Setang model monyet ‘nggantung (Apehanger handlebar)

3. Rangka model pelangi (Rainbow bent frame)

4. Jok pisang (Banana seat)

5. Besi sandaran jok (Sissy bar)

Itulah lima hal wajib buat LOW RIDER … yang lain cuma tergantung customizernya ‘aja.


WOLCOME TO LOWRIDER …..



copy-of-punya-galih.jpeg

copy-of-punyanya-niki.jpeg


Setelah kita dihibur oleh para pandemen sepeda lawas nan cantik dengan dengan foto2 koleksi ajaibnya dan juga pembahasan isu2 seputar sepeda, sekarang saya ingin tampilkan foto sepeda yang agak lain, bukan termasuk sepeda ontel tapi ini adalah salah satu bukti dari perkembangan si kereta angin sebagai alat transportasi dan juga sebagai sarana kreatifitas penggemarnya.

Sepeda ini sering disebut dengan model Low Rider , mempunyai fork depan yang dilengkapi springer/per (sering disebut dg model cangkrang) dan setang yang lebih lebar dari ukuran umum, rem hanya ada di ban belakang dengan memakai torpedo…kalau dilihat dari frame nya mungkin kita akan teringat dengan model sepeda waktu kita kecil dulu (1970an sd awal 1980an) era sebelum mewabahnya sepeda mini dan BMX, dulu biasanya sepeda model ini memakai jok model pisang, yang memanjang ke belakang dan dilengkapi dengan senderan dari pipa kecil yang menjulang ke atas….dan biasanya di kedua ujung stang akan diberi rumbai-rumbai berwarna warni dari plastic…(hmm jadi inget waktu kecil nih)..

Sepeda modifikasi ini mengikuti gaya sepeda-sepeda dari Amerika, model lainnya yaitu dengan basis frame yang sama hanya stangnya model Ape Hanger (yang tinggi ke atas) seperti yang sering terlihat pada motor2 gede, di Jakarta ada beberapa penggemar sepeda jenis ini, salah satu perkumpulannya biasa berkumpul di daerah Kemang, Jakarta Selatan.